Belajar dari Kegagalan Pernikahan Artis

Hampir setiap bulan kita disuguhi berita pernikahan artis. Berita-berita tersebut meliputi rencana pernikahan, pesta pernikahan, kehidupan rumah tangga, hingga perceraian.

Tidak sedikit artis yang pernikahannya megah bak pesta dansa pangeran dalam kisah Cinderella hanya berakhir di pengadilan agama.

Sering pula kita saksikan pasangan artis yang dulunya terlihat mesra di televisi, sekarang saling berkomentar sinis.

Hikmah untuk Kita
Berita keretakan rumah tangga artis dan kegagalan pernikahan mereka menarik perhatian sebagian orang. Terlebih acara gosip televisi menayangkan beritanya setiap hari. Selain menjadikan gosip sebagai hiburan, ada hikmah yang dapat kita petik dari kegagagalan pernikahan artis.

1.  Cantik dan Tampan Bukan Jaminan
Artis-artis umumnya dianugerahi wajah dan fisik yang menawan, sedap dipandang. Pasangan artis kerap terlihat sebagai pangeran dan putri dalam dongeng, serasi sekali.

Namun, kecantikan dan ketampanan tersebut bukan jaminan untuk kebahagiaan pernikahan mereka. Sering kita dengar artis yang berselingkuh dengan lelaki atau wanita lain. Padahal, kurang apa pasangan mereka?

Maka dari itu bagi Anda yang mengutamakan kecantikan dan ketampanan sebagai kriteria utama mencari pasangan, sebaiknya dipikirkan ulang.
2.  Popularitas Dapat Membuat Lupa Diri
Artis populer. Wajahnya ada di mana-mana. Di media cetak, elektronik, iklan, juga dunia maya. Kita yang awam sering menilai kepopuleran artis dari seringnya ia muncul di media massa.

Namun, popularitas tersebut dapat membuat artis bagai kacang lupa kulitnya. Beberapa artis dikabarkan bertikai dengan keluarga atau pasangannya akibat lupa diri dengan kepopulerannya.

Sebuah pertanyaan untuk Anda yang ingin populer, apakah Anda tetap akan ingat sekitar atau tempat asal ketika sudah populer?
3.  Harta Melimpah Gaya Hidup Berubah
Artis yang populer mendapat banyak tawaran kerja dari berbagai pihak. Semakin populer artis, semakin melimpah pula hartanya.

Harta yang melimpah dapat mengubah gaya hidup seseorang pula. Misalnya, karena ia artis yang sedang top, tawaran pesta datang setiap pekan.

Untuk persiapan pesta, sang artis merasa harus tampil maksimal dengan pakaian dan penampilan wah. Beberapa hari sebelum pesta, ia sibuk di salon dan butik. Padahal, sebelumnya ia tak pernah serepot itu bila mendapat undangan pesta.

Waktu untuk pasangan dan keluarga pun harus berkurang akibat pesta dan segala persiapannya.
4.  Tenar Namun Rawan Godaan
Ketenaran juga mengundang godaan tersendiri bagi para artis, terutama dari para penggemar. Tidak sedikit penggemar yang rela memberikan apa saja demi bersama sang artis.

Jika sudah begitu, peluang selingkuh dan lainnya terbuka lebar. Jika tidak kuat iman dan tidak ingat dengan keluarga, perbuatan-perbuatan yang melanggar norma kesopanan dapat saja dilakukan.

5. Jangan Melupakan Keluarga
Berbagai tawaran kerja dan bisnis cenderung mengurangi waktu kebersamaan sang artis dengan keluarganya. Dari sisi materi, bisa saja pasangan dan keluarga mendapatkan lebih dari apa yang mereka butuhkan. Namun, pasangan dan kelaurga tidak hanya membutuhkan materi. Mereka membutuhkan perhatian yang tidak dapat dinilai dengan uang.

Jika artis yang sedang naik daun tidak membatasi diri, rumah akan berubah menjadi hotel, tempat persinggahan sementara.

Sesempurna apa pun seorang artis, ia tetaplah manusia biasa. Mereka tidak luput dari kesalahan. Kurang tepat menjadikan kehidupan pernikahan artis sebagai rujukan utama. Bahkan, mereka adalah orang-orang yang sangat perlu diingatkan berulang-ulang sebab rentan gosip dan kabar tak sedap lainnya.

Kita juga tidak perlu terlalu ingin tahu kehidupan rumah tangga artis karena mereka juga punya wilayah pribadi yang kurang pantas untuk diketahui.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: